Dengan gaji youtuber yang cukup menguntungkan, banyak tokoh publik sekarang bergabung untuk membuat akun di platform pertukaran video Google. Begitu banyak, bahkan beberapa, bersedia menyerahkan pekerjaan formal menghasilkan uang di YouTube. Berapa nominal dan bagaimana penghasilan dihitung? Mari kita lihat artikel ini sampai habis.

Dunia teknologi tidak ada yang perlu didiskusikan setiap hari. Ada sesuatu yang baru yang semua orang bicarakan tentang inovasi dan tren terbaru. Baik itu menyangkut perangkat keras seperti ponsel cerdas atau media sosial, informasi menyebar dengan cepat.

YouTube sebagai salah satu media untuk berbagi video di internet telah mendominasi industri ini selama beberapa tahun. Bahkan, keberadaannya membuat sekelompok kecil orang di dunia bergantung. Definisi kecanduan di sini bukan tergantung pada menonton video selama berjam-jam, tetapi tergantung pada kehidupan mereka melalui konten yang dibuat di saluran pribadi untuk mendapatkan penghasilan yang layak. Tak hayal view Youtube sangat penting disini tak heran banyak jasa jual view Youtube bermunculan saat ini.

Pembayaran YouTube sering kali menjadi hal yang menyenangkan untuk dibahas karena jumlahnya dapat mengalahkan penjualan CEO terkenal. Alih-alih tinggal lebih lama, kami hanya merujuk langsung ke diskusi yang dikutip oleh Investopedia dan sejumlah sumber lainnya. Anda dapat membayar dari pihak ketiga, yaitu langsung dari perusahaan YouTube, pihak ketiga atau perusahaan komersial yang ingin mengiklankan produk bisnis mereka dan dari menjual barang atau jasa yang kami jual sendiri.

Untuk mendukung biaya operasional dan kehidupan bagi YouTuber yang secara rutin mengunggah video ke situs mereka, YouTube membagikan komisi dengan semua pemilik saluran yang ada setiap bulan.

Perusahaan yang digunakan oleh perusahaan itu bukan gaji YouTuber atau tunjangan YouTuber, tetapi rincian komisi periklanan YouTube, termasuk iklan dari pelanggan yang ditautkan oleh YouTube ke video pemilik akun. Pemain dari industri kreatif yang telah lama terlibat juga mengenalnya dengan kata AdSense.

Melalui kebijakan yang dirancang sedemikian rupa sehingga pembuat konten menerima uang berdasarkan jumlah pemirsa menonton atau mengiklankan siaran video mereka. Jadi pada kenyataannya, semakin banyak pemirsa melihat iklan atau mengklik iklan, semakin banyak penghasilan yang dihasilkan YouTube untuk pemegang akun.